TNI, Polri, bersama warga gotongroyong benahi atas rusak di Kecamatan Bumiaji, Sabtu (26/10/2019).
TNI, Polri, bersama warga gotongroyong benahi atas rusak di Kecamatan Bumiaji, Sabtu (26/10/2019).

Bencana badai disertai debu tak hanya membawa kerusakan bangunan di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, tapi juga di dua desa lainnya. Yakni di  Desa Tulungrejo, dan Desa Sumbergondo. Tercatat ada 60 rumah rusak dai hasil pedataan yang dilakukan oleh tim penanggulangan bencana Kota Batu. 

Hingga Sabtu (26/10/2019), perbaikan bangunan rusak terus dilakukan. “Saat ini dilakukan pendataan kembali bagi warga yang tempat tinggalnya rusak karena terdampak bencana angin kencang, untuk hari ini pendataan yang telah dilakukan di rumah warga terdampak berlokasi desa selain Sumber Brantas,” ungkap Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim.

Rinciannya di Dusun Tegalsari, Desa Sumbergondo berjumlah 17 rumah rusak. Lalu di Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo berjumlah 13 rumah.

Lainnya di Dusun Kekep, Desa Tulungrejo, berjumlah 1 rumah. Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, berjumlah 23 rumah. Dan Dusun Gerdu, Desa Tulungrejo, berjumlah 6 rumah. “Selain rumah juga fasilitas ibadah yakni Pura Luhur Giri Arjuno di Desa Tulungrejo juga mengalami kerusakan,” imbuhnya.

Hingga saat ini dilakukan perbaikan fasilitas yang rusak oleh  personel gabungan dari Pemkot Batu, TNI, Polri, dan relawan. Mereka membersihkan rumah dan memperbaiki genting-genting yang terbuka dan rusak.

Sedang untuk penanganan kejadian bencana angin kencang di Desa Sumber Brantas, jumlah keseluruhan personel yang turut serta dalam kerja bakti rekonstruksi di lapangan sebanyak 400 personel. “Saat ini fokus penanganan adalah untuk rekonstruksi keseluruhan rumah warga dan fasilitas publik yang terdampak bencana,” tambah Rochim.

Selain perbaikan rumah dan fasilitas, distribusi bantuan logistik untuk warga Desa Sumberbrantas dalam bentuk bantuan paket kebutuhan pokok juga terus didistribusikan.