Tersangka R saat dibawa oleh petugas Polres Batu di Mapolres Batu, Kamis (7/11/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Tersangka R saat dibawa oleh petugas Polres Batu di Mapolres Batu, Kamis (7/11/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Usianya masih tergolong muda arau remaja, tapi tak disangka perempuan berinisial R itu sudah melakukam pekerjaan yang tidak pantas. Ya R (18) tidak disangka-sangka sudah menjadi mucikari.

R bekerja menyediakan perempuan-perempuan yang masih muda untuk melayani pria-pria saat di Kota Batu. R menyediakan perempuan-perempuan mulai usia 18 hingga 36 tahun. 

Kasatreskrim Polres Batu, AKP Hendro Tri Wahyono mengatakan, jika R mulai menawarkan teman-temannya saat masih duduk di SMA. Tidak hanya itu saja, R juga menawarkan dua mahasiswi dari Kota Malang dan Surabaya. 

“Harga yang dipatok untuk satu perempuan itu  Rp 1,7 juta setiap kali transaksi,” ungkap Hendro saat rilis di Mapolres Batu, Kamis (7/11/2019).

Dari harga yang dipatok itu, R mendapatkan bagian Rp 700 ribu. Selain itu R mencari pelanggannya melalui media sosial whatsapp. 

“Tidak ada grup khsusus, saat ada yang menghubungi R memang diminta mencarikan teman wanita. Kemudian ia mencari,” imbuhnya. 

Sementara itu R menambahkan, jika sudah menjalankan aksinya itu sebanyak 4 kali. Transaksi 4 kali itu dilakukan selama dua bulan terakhir. “Semua transaksi ini di Kota Batu,” ucap R.

Tertangkapnya R bermula saat petugas Polres Batu melakukan penggerebekan di Hotel Kota Batu. Saat itu petugas menemukan dua pasangan bukan suami istri.

Dengan menyita gawai atau ponsel, uang Rp 3,4 juta, kondom, bukti transfer, dan seprai.