SDN Tulungrejo 3 asbes kelas yang jebol akibat bencana angin kencang di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji.
SDN Tulungrejo 3 asbes kelas yang jebol akibat bencana angin kencang di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji.

MALANGTIMES - 18 sekolah di Kota Batu tahun depan bakal dilakukan perbaikan fisik. Hal ini dilakukan karena kondisinya memang butuh segera dilakukan renovasi.

18 sekolah itu, 14 di antaranya sekolah dasar dan 4 sekolah menengah pertama. Seperti halnya  SDN Tulungrejo 3 di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji, yang masuk dalam perbaikan prioritas tahun 2020 mendatang.

Melihat kondisi SDN Tulungrejo 3 usai terkena bencana angin kencang disertai debu pada akhir Oktober 2019 lalu  menyebabkan asbes rusak total. 

Untuk kelancaran belajar mengajar kondisi sekolah tersebut  mendesak dilakukan perbaikan.

“Setiap tahun pasti ada sekolah yang membutuhkan renovasi dan perbaikan. Perbaikan itu mulai yang ringan hingga berat,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih.

Ia menambahkan perbaikan atau renovasi sekolah menjadi prioritas Pemkot Batu sebagai upaya meningkatkan pelayanan pendidikan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

“Kami berupaya memberikan fasilitas yang terbaik agar pelajar semangat saat belajar dan guru juga semangat,” katanya.

Anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan berat rata-rata menghabiskan anggaran Rp 190 juta per sekolah. Sedangkan untuk renovasi ringan di bawah Rp 190 juta.

18 sekolah yang akan dilakukan perbaikan itu merupakan bagian dari total 314 lembaga sekolah mulai SD-SMP se Kota Batu.