Struktur bangunan kuno ditemukan di area sawah Desa Pendem, Kecamatan Junrejo.
Struktur bangunan kuno ditemukan di area sawah Desa Pendem, Kecamatan Junrejo.

Baru-baru ini warga Desa Pendem Kecamatan Junrejo digemparkan dengan ditemukannya tumpukan bata merah yang diduga struktur bangunan kuno. Lalu kira-kira bata merah itu merupakan bangunan seperti apa? 

Bata merah yang ditemukan itu dengan panjang 35 centimeter dengan lebar 25 centimater dan tebal 10 centimeter. Dengan ukuran struktur bangunan yang nampak 3,24 meter x 82 centimeter.  

Pakar Sejarawan Malang Dwi Cahyono mengatakan, penemuan itu diduga peninggalan purbakala agama Hindu. Jika dilihat dari penemuannya bisa saja bangunan candi, pagar, atau pemukiman. 

“Tapi belum bisa dipastikan juga, melihat kalau yang ditemukan itu bata, bisa jadi candi atau bangunan suci. Karena candi juga terbuat dari bata,” kata Dwi. 

Namun ia tidak memungkiri bisa saja itu adalah bangunan yang suci. 

“Dan ini memang menarik untuk digali dan ulas,” imbuhnya, Selasa (26/11/2019). 

Menurutnya memang di Desa Pendem itu memiliki banyak temuan peninggalan purbakala. Sebab pada tahun 2000-an ia sempat menemukan beberapa peninggalan.

Peninggalan yang ditemukan saat itu adalah lesung batu, atau bak air dari batu andesit. 

Kemudian juga menemukan seperti water park di area tengah Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. 

“Lalu saya juga sempat menemukan arca. Memang di Desa Pendem ini banyak peninggalan purbakal. Hingga saat ini pun saya masih penasaran dengan nama Desa Pendem,” tambah sejarawan Universitas Negeri Malang. 

Selain penasaran akan penemuan baru itu lanjut Dwi, hingga saat ini ia masih dibuat penasaran dengan nama Desa Pendem. 

“Sampai sekarang masih penasaran dengan jejak masa lalu desa ini adalah sesuatu yang terpendam,” ucapnya. 

Menurutnya, ditemukannya peninggalan purbakala itu lantaran Desa Pendem dialiri Sunga Brantas.  

Sedang tumpukan bata merah seperti struktur bangunan kuno itu ditemukan warga Desa Pendem, Kecamatan Junrejo pertama kali ketika warga menggali tanah untuk tanam pohon. Saat menggali ada kubangan yang cukup dalam.