Monohero by Hanif Ardika. (Foto istimewa)
Monohero by Hanif Ardika. (Foto istimewa)

MALANGTIMES - Menutup tahun 2019, Monohero melepas sebuah single baru berjudul “Desember Jangan Menangis” dalam bentuk art video yang bisa dinikmati di kanal YouTube.

Layaknya karya-karyanya terdahulu, video “Desember Jangan Menangis” juga menggabungkan teknik scenography dengan elemen-elemen motion graphic dalam karya terbarunya tersebut.

Alfian Roesman selaku penggarap video tersebut menyampaikan bahwa inspirasi video tersebut didapat dari sebuah cuitan di Twitter. Yang mana memperlihatkan bahwa manusia apabila dilihat dari ketinggian tertentu, terlihat seperti bakteri.

“Jadi beberapa waktu lalu, aku melihat ada postingan Twitter. Intinya, kalau mau dipandang dari ketinggian tertentu, manusia itu terlihat kecil sekali. Mirip kayak waktu kita melihat bakteri dari mikroskop. Nah, sama seperti persepsi kita saat melihat bakteri sebagai parasit, mungkin manusia itu sendiri adalah parasit atau benalu bagi bumi ini,” beber pria yang akrab disapa Kebeb tersebut.

Secara khusus, hal tersebut juga disinggung dalam penggalan lirik lagu “…Kami hanyalah benalu, kami hanya bertumpu.”

Beralih ke sektor musikal, lagu ini sebenarnya telah tercipta sejak lama, bahkan sebelum Monohero berdiri.

“Iya, (lagu ini) sudah ada waktu aku masih aktif project sebelum Monohero, namanya Toy Doctor & The Damn Machine (TDDM). Nah, karena grupnya hiatus, akhirnya aku aransemen untuk Monohero,” terang Wafy, komposer lagu ini.

Lagu inipun mengalami penataan ulang dengan nuansa drum-and-bass dan sentuhan psychedelic ambient khas Monohero.

“Kalau ditanya mengapa ‘Desember Jangan Menangis’? Ya karena Desember identik dengan hujan, identik dengan saat-saat merenungi diri dan menangis sendirian’,” timpal Wafy.

Sedangkan Omen sang vokalis berpendapat bahwa lagu ini adalah sebuah doa bagi dirinya sendiri. Bulan Desember baginya adalah akhir sekaligus awal kehidupan.

“Desember itu akhir sekaligus awal. Masa evaluasi dari satu tahun menjalani kehidupan berikut keberhasilan dan kegagalannya. Di lain sisi, ia juga merupakan sebuah awal: Harapan dan semangat menyambut tahun baru yang datang beberapa saat lagi,” kata pemuda 28 tahun tersebut.

Single terbaru dari Monohero ini sudah tersedia di kanal resmi YouTube & halaman Bandcamp mereka, monohero.bandcamp.com.

Mereka juga berencana mengunggah lagu ini dan seluruh diskografi Monohero terdahulu ke berbagai gerai digital seperti Spotify, iTunes, Apple Music, Deezer, dan banyak lainnya pada akhir tahun ini.