Foto almarhum Gus Hilman semasa masih hidup. (ist)
Foto almarhum Gus Hilman semasa masih hidup. (ist)

Putra ketiga mantan Ketua Umum PBNU almarhum KH Hasyim Muzadi, Gus Hilman Wadjdi, meninggal dunia usai mengalami insiden kecelakaan di exit tol Malang-Pandaan. Tepatnya di kilometer 63/A Purwodadi, Pasuruan, pada 18 Desember 2019 pukul 03.00 WIB.

Informasi yang diterima MalangTIMES dari laporan situasi pihak kepolisian, kronologi kecelakaan yang menyebabkan meninggalnya Gus Hilman karena mobil yang ditumpanginya menabrak sebuah truk yang berjalan pelan di jalur lambat.

Gus Hilman sendiri naik  Toyota Innova. Mobil yang ditumpangi Gus Hilman ini dikemudikan Moch. Izza Arroziq (23), warga Jalan Imam Bonjol, RT 01 RW 02, Kedung Bunder, Sutojayan, Kabupaten Blitar. Innova melaju di jalur cepat dengan kecepatan sekitar 100 km per jam.

Namun sesampainya di TKP (tempat kejadian peristiwa), diduga pengemudi Innova mengantuk. Akibatnya, mobil tak terkendali dan menabrak sebuab truk Nissan yang berjalan di jalur lambat dari arah belakang. Truk itu dikendarai Pujiarno (43), warga Lamongan.

Tabrakan tersebut tak pelak membuat pengemudi dan penumpang Innova mengalami luka hingga satu orang, yakni Gus Hilman, meninggal dunia. Meskipun sempat dirawat di RS Lawang Medika setelah kecelakaan, nyawa Gus Hilman tak tertolong.

Sementara, kondisi mobil Innova yang dikendarai Gus Hilman mengalami kerusakan yang cukup parah. Kendaraan itu mengalami kerusakan pada kaca depan pecah dan bodi bagian depan hancur serta kap depan ringsek.

Atas kecelakaan itu, Wakil Ketua Umum PBNU H Mochammad Maksum Machfoedz menyatakan keluarga besar NU berduka cita. "Iya benar kabar begitu. Baru pagi ini. Kecelakaan di exit tol Purwodadi. Pagi subuh masih di RS Lawang. Dirawat di sana," ungkap dia.

Sementara itu, pasca-kecelakaan, petugas tol langsung mendatangi TKP dan mengamankan arus lalu lintas kendaraan.  Olah TKP langsung dilakukan Unit Laka Polres Pasuruan. Kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dibawa ke kantor pengelola tol di Purwodadi.