Gambar saat pelaku mengambil sepeda jamaah masjid yang tengah sholat shubuh di Kedungkandang (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Gambar saat pelaku mengambil sepeda jamaah masjid yang tengah sholat shubuh di Kedungkandang (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Sepeda pancal atau sepeda kayuh jadul milik salah seorang jamaah Masjid AL Halal, digasak maling saat pemiliknya tengah menunaikan ibadah salat Subuh. Peristiwa di masjid yang berlokasi di Jalan Lembayung, Bumiayu, Kedungkandang, Kota Malang tersebut terjadi pada 21 Desember 2019, sekitar pukul 04.43 WIB.

Dalam aksinya, nampaknya pelaku pelaku pencurian tak sadar jika aksinya terekam oleh kamera pengawas atau CCTV yang ada di sekitar masjid. Saat mengambil sepeda tersebut, memang kondisi situasi masih sangat sepi, karena jamaah telah mulai melakukan salat.

Pelaku datang dari arah pintu samping masjid berjalan dengan santai dan langsung mendekati sepeda yang berada di depan masjid. Saat itu, di depan masjid terdapat dua sepeda pancal. Namun entah mengapa, maling tersebut kemudian memilih sepeda pancal jadul dibandingkan dengan sepeda di sebelahnya yang relatif lebih baru.

Maling tersebut memiliki ciri-ciri berjaket hitam dan membawa tas selempang. Usai masuk, pelaku langsung menggasak sepeda tersebut dan membawanya keluar masjid melalui pintu samping. Setelah itu, nampak dari rekaman lain CCTV, maling tersebut dengan santainya mengayuh sepeda curiannya ke arah barat.

"Tapi arah barat itu buntu Mas, karena ada kegiatan. Malingnya sepertinya tahu, sehingga mungkin dia lewat gang-gang. Kalau dilihat-lihat dari CCTV kayaknya memang bukan orang sini," beber Muhammad Sofi'i, Wakil Ketua Remaja Masjid Al Halal ditemui di lokasi kejadian (24/12/2019).

Pihak masjid, sebelumnya menunggu itikad baik dari pelaku untuk mengembalikan sepeda. Namun karena telah ditunggu beberapa hari tak ada itikad baik, ia kemudian memviralkan rekaman CCTV kejadian pencurian ke media sosial Facebook hari ini (24/12/2019) agar pelaku segera mengembalikan sepedanya.

"Kalau untuk laporan polisi, sepertinya masih belum karena kemarin diminta kwitansi pembelian sepeda. Tapi kan itu sepeda lama, sehingga tidak ada," jelasnya.

Atas kejadian ini, ke depan pihaknya akan lebih ketat melakukan pengawasan. Hal tersebut dilakukan dengan memberikan penjagaan dengan satu orang anggota remaja masjid untuk berjaga pada jam-jam rawan.

"Ya kita akan jaga dengan teman-teman berjaga satu orang di sini, giliran pada jam-jam rawan. Saat Magrib, Isya atau Subuh kan rawan," pungkasnya.