Sujono Djonet sedang berdiri saat reses dengan warga Gunungsari/ Foto Muklas JatimTimes
Sujono Djonet sedang berdiri saat reses dengan warga Gunungsari/ Foto Muklas JatimTimes

Wakil rakyat kepercayaan masyarakat Kota Batu, Sujono Djonet membuat gebrakan perdana dengan menggelar reses kepada warga dan masyarakat. Reses digelar di Balai Desa Gunungsari, pada Jumat (27/12/2019) malam.

Reses diupayakan bisa menyerap aspirasi rakyat, dengan harapan semua cita-cita dari kalangan bawah tersebut bisa terwadahi. Temu masyarakat itu sekaligus menjadi catatan khusus di pengujung akhir 2019. Selain itu, ide dari masyarakat bisa disalurkan secara langsung pada wakil rakyat agar bisa terwujud.

Sujono Djonet menyatakan bahwa pihaknya di masa perhentian sidang berupaya untuk melakukan pendekatan kepada semua masyarakat, terutama di wilayah Kecamatan Bumiaji. Sebab, di wilayah ini telah menjadi lumbung suara bagi Sujono Djonet dari Partai Nasdem. Terpilihnya dia menjadi wakil rakyat merupakan keterwakilan warga Dapil Kota Batu 4.

Pada kesempatan itu, Djonet menjelaskan tugas pokok legislator adalah membuat peraturan daerah (Perda), budgeting serta kontroling. Dia mengungkapkan beberapa  hal, misalnya yang terbaru DPRD Kota Batu sudah membuat peraturan parkir, membuat perda membantu warga bantuan hukum dan Perda ATV.

Maka, kesempatan turun gunung ini benar-benar dimanfaatkan untuk mendengar keinginan warga. Agar bisa diawasi oleh wakil rakyat daerah yang juga anggota Badan Anggaran ini.

Hasilnya, ada beberapa masukan yang dibukukan. Di antaranya mengenai infrastruktur berupa jalan menuju objek wisata Paralayang perlu pelebaran, dan gorong-gorong perlu dibuatkan. Serta mewujudkan IPAL komunal untuk warga Dusun Brau.

Sebab, dengan adanya Ipal itu bisa memproduksi biogas. Lalu, sisa kotoran nantinya bisa diproses jadi pupuk organik. Kemudian soal pengadaan kandang sapi perah. Dikarenakan, di Brau sudah ada warga yang mengelola stik susu.

"Edukasi sapi perah kepada wisatawan luas juga bisa meningkatkan perekonomian warga. Jadi warga di Brau butuh," beber Munir warga asal Brau.

Ketua Fraksi Nasdem ini juga mendapat keluhan soal jembatan arah Claket ke Jantur. Bagi warga setempat sebagai jalan satu-satunya. Maka, perlu juga dilengkapi dengan lampu penerang jalan.

Keluhan lain adalah, di Claket ada aspal yang masih terlihat mengelupas. Padahal, sudah lima tahun berlalu, jalan masih bergeronjal. Disampaikan warga lain membutuhkan akses jembatan di Dusun Kaprun, butuh plengsengan, dan jalan tembus Dusun Brumbung ke Ngebruk.

Begitu juga jalan dari Dusun Tawang ke Dusun Ngebruk belum ada lampu penerang jalan umum. Tidak hanya itu, warga juga menyampaikan masalah jalan makam di Pagergunung. Sebab, di saat musim hujan tiba, air bisa meluap dan dikhawatirkan bisa meluap ke warga.

Gagasan warga lain perkara sampah. Sebab, bila tidak ditanggulangi bisa menimbulkan masalah di kemudian hari. Dan di Dusun Prambatan menuju ke Banyuning belum ada PJU. Warga minta dibenahi dan diwujudkan melalui proses reses dewan ke warga.

"Kami terus mengawal program yang diharapkan warga. Agar program mengena sasaran.  Dan harapan warga Gunungsari lebih maju dan sejahtera," pungkas Djonet yang juga diamini Camat Bumiaji Aditya Prasaja.

Sementara itu, Andi Susilo Kepala Desa Gunungsari menyatakan akan siap dan banyak membantu program pemerintah setempat. Upaya tersebut memang dibutuhkan warga dan wisatawan luas bila masuk dan berwisata ke desanya.

"Kami juga akan mengkondisikan keadaan, menyelaraskan visi misi desa dan warga. Serta berusaha mendukung program pemerintah. Agar Gunungsari lebih maju," kata Andi Susilo.

Saat acara diramaikan dan didengar oleh: Kepala Dinas Pariwisata Imam Suryono, Dinas Pertanian diwakili Matali, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendali, dan KB diwakili Kabid Pemdes M Chayi.

Turut hadir dari perwakilan Dinas Bina Marga Agung , Gabungan Kelompok Tani, Seniman, RT, dan RW. Gapoktan. Dan juga dihadiri Direktur Atv Batu Nur Bani Yusuf. Serta Sekjen Nasdem Ir Zainal Arifin Kr, Camat Bumiaji Aditya Prasaja. Kemudian, ada perwakilan dusun setempat: Brau, Jantur, Claket, Kandangan, Sarirejo, dan Brumbung, Kapru. Kemudian, Prambatan dan Pagergunung.