Ilustrasi sampah organik diubah jadi produk kecantikan (Foto: Istimewa)
Ilustrasi sampah organik diubah jadi produk kecantikan (Foto: Istimewa)

Kampanye gerakan ramah lingkungan rupanya masih terus bergerilya di kalangan masyarakat. Setelah banyaknya produk fashion yang berasal dari bahan daur ulang, kini inovasi pemanfaatan sampah muncul sebagai produk kecantikan.

Inovasi daur ulang sampah memang tidak akan ada habisnya. Barang yang selalu kita temui sehari-hari itu seringkali jadi sumber masalah pencemaran lingkungan jika tidak diolah dengan baik. Sehingga banyak yang mencoba membuat produk baru dari bahan tak terpakai.

Seperti yang dilakukan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Cianjur yang punya cara berbeda dalam memanfaatkan sampah. Nenden Raspati, menghadirkan inovasi pengolahan produk sampah organik menjadi produk kecantikan, dari perawatan tubuh hingga wajah.

Dilansir dari berbagai sumber, Nenden menggunakan alat tabung reaktor 120 CC yang ia rancang untuk mengolah beragam sampah-sampah tersebut menjadi bahan bakar alternatif, briket hingga kosmetik.

Caranya, dalam reaktor berkapasitas 50 kilogram itu, sampah dibakar dengan limbah kayu selama 3 jam sampai menghasilkan karbon aktif. Dari situ baru kemudian diolah lagi untuk menjadi barang-barang tertentu.

Khusus untuk produk kecantikan dan skincare rupanya tidak sembarang sampah bisa dijadikan beauty product. Karenanya, ia hanya menggunakan sampah-sampah organik seperti ranting pohon, dedaunan, kayu, kertas, dan lain-lain. Hasilnya, disulap menjadi barang favorit wanita mulai dari lulur, masker, shampoo, sampai sabun tangan. 

Dari produk kosmetik daur ulang sampah yang dibuatnya itu, diklaim telah lolos uji laboratorium dan sudah dipakai disejumlah salon di Cianjur. Bagaimana dengan kalian? Tertarik mencobanya?