Muliadi yang berstatus buron selama enam bulan, kini telah diamankan Polsek Sukun. (Foto: Ist)
Muliadi yang berstatus buron selama enam bulan, kini telah diamankan Polsek Sukun. (Foto: Ist)

 Unit Reskrim Polsek Sukun Polresta Malang Kota dan Subdit III Jatanras Polda Jatim menangkap seorang pria bernama Muliadi, warga Dusun Krajan Kidul, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Sejak Juli 2019, pria berusia 37 tahun tersebut selama ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sangat meresahkan masyarakat.

Muliadi terakhir kali beraksi bersama rekannya, yakni Sahri (45) yang juga merupakan warga satu daerah dengan Muliadi. Keduanya mencuri motor di kawasan Jalan Ir Rais, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada 19 Juli 2019 lalu.

Saat itu, aksinya dipergoki tetangga korban sehingga membuat para pelaku langsung kabur. Namun apes bagi Sahri, ia terlebih duku bisa ditangkap warga karena warga sekitar terpancing dengan teriakan maling yang dilontarkan korban.

Sementara Sahri tertangkap dan sempat dihadiahi bogem warga, Muliadi kabur terlebih dulu dengan mengendarai sepeda motor. Muliadi pun menjadi buron polisi. Selama enam bulan, Muliadi masih bisa menghirup udara bebas.

Kapolsek Sukun AKP Suyoto melalui laporannya menjelaskan, jika memang pelaku telah lama menjadi buron sejak aksinya pada Juli 2019 lalu. Diduga pelaku juga telah berpindah-pindah tempat untuk menghindari pencarian petugas.

"Tanggal 3 Januari 2020, sekitar pukul 15.00 WIB, petugas mendapat laporan tentang informasi keberadaan DPO pelaku curanmor atas nama Muliadi ini. Info tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti dan memastikan keberadaan pelaku," terangnya. 

"Selanjutnya Anggota Subdit III Jatanras Polda Jatim bersama Anggota Unit Reskrim Polsek Sukun melakukan penyelidikan di wilayah Gedangan, Kabupaten Malang," jelasnya.

Setelah lokasi dan pelaku dinyatakan benar sesuai target, baru keesokan harinya, 4 Januari 2020, anggota Reskrim Polsek Sukun dan Subdit II Jatanras Polda Jatim melakukan penangkapan. Muliadi ditangkap di sekitar kediamannya dan langsung digelandang guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini pelaku masih kami periksa, kami kembangkan lagi. Beberapa barang bukti diamankan dari pelaku seperti satu unit kendaraan, obeng, kunci T, kunci pas, pisau kecil dan beberapa barang bukti lain," pungkasnya.

Sementara itu, akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.