Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu Sunaedy. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu Sunaedy. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Sumber air di Kota Batu tidak semuanya dimanfaatkan warganya. Sebagian sumber air Kota Batu juga dimanfaatkan warga Kota Malang dan Kabupaten Malang.

 Karena itu, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Among Tirto Kota Batu berencana menaikkan  tarif kontribusi air.

Selama ini, tarif kontribusi air itu dipatok Rp 90 per meter kubik untuk Kota Malang. Sedangkan untuk Kabupaten Malang, tarifnya Rp 40 per meter kubik.

“Harga itu tidak pernah berubah sejak 15 tahun terakhir atau sejak 2005. Tarif sebesar itu tidak lagi ideal karena kebutuhan untuk operasional Perumdam Among Tirto mengalami peningkatan setiap tahun,” ungkap Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu Sunaedy.

Ia menambahkan, ada tiga pilihan harga yang nanti akan ditawarkan. Tetapi dia belum dapat menjelaskan secara detail berapa pilihan harganya.

Karena itu, dalam waktu dekat, Perumdam Among Tirto akan mengirimkan usulan resmi ke DPRD Kota Batu untuk ditindaklanjuti. “Nanti akan kami kirimkan beberapa pilihan yang sudah kami buat. Hanya berapa deskripsinya masih belum bisa kami sampaikan,” ucap Sunaedy.

Menurut dia,  revisi harga itu sudah direncanakan pada tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, tahun ini segera untuk ditindaklanjuti.

Menurut Sunaedy, harga baru nanti akan dipergunakan juga untuk biaya konservasi alam dan menjada stabilitas sumber air. Antara lain sumber Binangun dan Banyuning.