Salah satu bangunan yang tidak memiliki IMB. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu bangunan yang tidak memiliki IMB. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Sebagai kawasan wisata, Kota Batu merupakan tempat menggiurkan bagi investor untuk menanamkan investasinya.

Sayangnya, cukup banyak investor yang masuk itu membangun terlebih dahulu tanpa mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sesuai ketentuan.

Padahal, Pemkot Batu welcome kepada investor yang ingin berinvestasi di Kota Batu. Terlebih jika mereka bisa menyerap tenang kerja khususnya bagi warga Kota Batu. 

“Pemkot Batu melalui Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSPTK) mengingatkan kepada investor untuk taat aturan,” ungkap Tauchid Baswara, Kepala Bidang Perizinan DPMTSPTK Kota Batu.

Beberapa bangunan memang masih yang belum dikeluarkan IMB sudah melakukan pembangunan. Hal ini sangat disayangkan oleh Pemkot Batu. 

“Sebagai investor lebih baik mengikuti peraturan yang ada di Kota Batu,” imbuhnya. 

Seperti halnya ada pembangunan restoran di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu belum memiliki IMB namun sudah mendirikan bangunan. 

Karena itu bangunan tersebut terpaksa dihentikan hingga IMB keluar.

Karena hal tersebut Pemkot Batu mengingatkan kembali kepada para investor agar mentaati peraturan sesuai dengan yang ada. 

Jika tidak, tentunya Pemkot Batu tidak akan tinggal diam. 

Menurutnya jika masih membandel, Pemkot Batu akan menindaklanjuti dengan mem-blacklist investor yang bermasalah tersebut. 

Dengan cara melarang membuka usaha atau lainnya.

“Jika masih membandel tentunya kita akan melakukan sesuai dengan peraturan yang ada. Bentuk blacklist-nya bisa pelarangan,” tutup Tauchid.