Kasat Narkoba Polres Batu, Iptu Yussi Purwanto saat bertanya kepada tersangka Bujel pengedar ganja di Mako Polres Batu, Kamis (17/1/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Kasat Narkoba Polres Batu, Iptu Yussi Purwanto saat bertanya kepada tersangka Bujel pengedar ganja di Mako Polres Batu, Kamis (17/1/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Polres Batu berhasil meringkus pengedar dan pemakai narkoba sejumlah sembilan tersangka. Tersangka itu dibekuk selama dua bulan yakni Desember 2019 hingga Januari 2020.

Dari dua bulan itu Polres Batu berhasil mengamankan 13 barang bukti. Diantaranya 13,10 gram sabu-sabu dan 270,4 gram ganja atau senilai Rp 21 juta.

“Dari sembilan tersangka yang berhasil dibekuk itu ada dua tersangka berasal dari luar Kota Batu. Ada dari Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang dan Kecamatan Jodipan Kota Malang,” ungkap Waka Polres Batu, Kompol Zein Mawardi.

Dari sembilan tersangka itu, BB paling banyak diamankan dari tersangka AW alias Bujel asal Jalan Wukir, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. Dengan mengamankan sejumlah empat poket sabu dan tiga poket ganja dengan berat total 196,54 gram.

“Sembilan tersangka ini, paling banyak kami mengamankan BB ini dari tersangka Bujel warga Kota Batu,” imbuhnya, Kamis (17/1/2020).

Ia sudah menjalankan aksinya itu selama dua bulan. Sayangnya baru dua kali akan melangsungkan aksinya itu harus gagal lantaran sudah diketahui oleh petugas Polres Batu.

“Karena aksi itu kurang pandai jadi tertangkap. Ganja itu didapatkan dari salah satu tersangka berasal dari salah satu LP. Dari informasi sementara yang didapat dari tersangka, orang yang berada di dalam LP merupakan pengendali dari peredaran narkotika yang didapat tersangka,” jelas Zein.

Sedang dalam kasus ini rata-rata pengedar dan pengguna ini didominasi usia 20-30 tahun. Sasaran pengedar adalah remaja dan pra pekerja di lingkungan sekitar.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Batu, Iptu Yussi Purwanto menambahkan, dengan ditangkapnya para pengedar dan pengguna itu, dapat disimpulkan ada 138 jiwa bisa terselamatkan. “Dengan asumsi yang sudah kami hitung dari hasil BB yang diamankan,” ucap Yussi.

Dengan adanya penangkapan sembilan tersangka, Satnarkoba Polres Batu akan melakukan pengembangan lebih lanjut. Sehingga peredaran barang terlarang di Kota Batu mempu ditekan. Mengingat setiap tahunnya terjadi peningkatan kasus narkoba.

Akibat dari perbuatan tersangka menggunakan dan menjual obat-obatan terlarang tersebut, para tersangka dijerat pasal 112 ayat 1 UU R1 no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan hukuman paling cepat 5 tahun maksimal 10 tahun penjara.

Sedang sembilan tersangka yang berhasil diamankan yakni, AF alias Kojek (26) warga jalan gunung muria RT 25 RW 26 Dusun Genengan, Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Lalu MS asal Jalan Jodipan gg 3 no 10 RT 2 RW Kel. Jodipan, Kecamatan Jodipan, Kota Malang.

Berasal dari Kota Batu diantaranya WA alias Tuwek asal Desa Pandanrejo, AW alias Bujel asal Jalan Wukir, Kelurahan Temas, FR dari Desa Torongrejo, S asal Kelurahan Sisir, AG asal Desa Punten, dan HSD alias Paijo asal Desa Pandanrejo.