Barang bukti yang masih tersisa tepat di lokasi kejadian awal mobil patroli polisi Polsek Kedungkandang yang menabrak kendaraan warga sipil. (Hendra Saputra)
Barang bukti yang masih tersisa tepat di lokasi kejadian awal mobil patroli polisi Polsek Kedungkandang yang menabrak kendaraan warga sipil. (Hendra Saputra)

Kejadian mobil patroli Polsek Kedungkandang yang menabrak beberapa pengendara di Jalan Ki Ageng Gribig Kota Malang menyisakan beberapa barang bukti. Polisi menemukan sepasang sandal dan pecahan berbahan plastik dari kendaraan.

Di tempat awal kejadian, tepatnya di sekitaran Koramil Kedungkandang, beberapa ruas jalan telah ditandai dengan cat putih yang menandakan lokasi kejadian tersebut.

Ketika MalangTIMES tiba di lokasi, terlihat ada sepasang sandal yang terpisah satu sama lain dan pecahan dari sebuah kendaraan. Hal tersebut menunjukkan bahwa kejadian tabrakan mobil patroli Polsek Kedungkandang cukup kencang.

"Dari arah utara mobilnya nggak bisa berhenti. Kendaraan yang disampingnya dihajar kecepatan tinggi, mungkin lebih 100 kilometer per jam," ujar Mirna, salah satu warga di sekitar lokasi kejadian. 

Warga lain, Hendrik mengaku melihat korban yang terseret kendaran patroli polisi itu. "Korban terseret jauh, sangat kencang dengan kecepatan tinggi. Saya tidak tahu (jumlah korban), yang di sini mungkin 3 korban. Kejadiannya pagi, sekitar jam 09.00-an," tuturnya. 

Salah seorang penjual es, Nurul (bukan nama sebenarnya) di depan lokasi kejadian, memilih mengaku tidak mengetahui tentang tabrakan tersebut. "Enggak, enggak tahu, saya belum datang tadi pas kejadian," kata penjual es itu.

Beberapa orang lain yang sempat dijumpai MalangTIMES juga enggan memberikan keterangan tambahan tentang kejadian tabrakan yang melibatkan mobil patroli Polsek Kedungkandang dan lima kendaraan yang terdiri dari lima motor dan dua mobil warga sipil.

Sementara itu, Kasat lantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto hanya mengatakan bahwa kejadian ini masih dalam proses penyelidikan. "Masih dalam proses penyelidikan nanti akan kami sampaikan. Begitu hasil sudah siap kami akan sampaikan," ujar Kasat lantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto.

Disinggung mengenai prosedur perawatan mobil dinas yang selama ini digunakan para polisi, Kompol Priyanto hanya mengatakan bahwa semuanya masih menunggu pendalaman kejadian. "Secara semuanya nanti kita akan sampai, saya menunggu laporan pendalaman penyelidikan. Mohon waktu, supaya tidak simpang siur supaya tidak ada dobel kronologi," ungkapnya.