Jenasah korban tenggelam (berbaring di kasur dorong) saat dievakuasi ke rumah sakit guna kepentingan penyidikan (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Jenasah korban tenggelam (berbaring di kasur dorong) saat dievakuasi ke rumah sakit guna kepentingan penyidikan (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)

Nahas dialami Muhamad Hasaan warga Dusun Ngadirejo, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Sabtu (25/1/2020) malam. Setelah sempat dinyatakan hilang, keberadaan remaja 13 tahun itu akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia akibat tenggelam di Waduk Selorejo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, sekitar pukul 18.00 WIB, korban ikut bersama ayahnya yang bernama Rojikin untuk mencari ikan di kawasan waduk Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Sekitar 40 menit kemudian,  korban beserta ayahnya yang tiba di tengah perairan waduk bersiap untuk menyebar jala guna mencari ikan. ”Korban sempat membantu ayahnya untuk menyebar jala, mungkin karena kakinya terjerat tali jala membuat korban kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjebur ke dalam waduk,” terang Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Mudji Utomo, Sabtu (25/1/2020) malam.

Rojikin yang mengetahui anaknya terjebur ke dalam waduk, sempat berupaya mencari keberadaan putranya. Namun, meski sudah dicari keberadaan pelajar kelas 4 SD (Sekolah Dasar) itu tak kunjung ditemukan.

Di sisi lain, warga yang kebetulan juga mencari ikan dan mendengar teriakan minta tolong dari Rojikin, langsung membantu pria 50 tahun itu guna mencari keberadaan korban yang tenggelam.

Kejadian ini juga sempat dilaporkan ke perangkat desa setempat. Petugas gabungan dari Polsek dan Koramil Ngantang, PMI, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang, serta perangkat desa dan dibantu warga diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. ”Keberadaan korban baru diketahui sekitar 1 jam setelah kejadian, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Utomo kepada MalangTIMES.com.

Setelah dievakuasi dari dasar Waduk Selorejo sebelah utara, jasad korban langsung dibawa ke rumah sakit guna kepentingan penyidikan. ”Posisi jenazah masih di rumah sakit, saat ini sedang di visum. Rencananya akan langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” tutup Utomo saat dikonfirmasi wartawan sesaat setelah jenazah tiba di rumah sakit setempat.