Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Hari ini, Senin (27/1/2020) merupakan hari pertama tes seleksi kompetensi dasar (SKD). Beberapa ketentuan wajib diketahui dan dipatuhi oleh para peserta. Jika tidak, peserta akan dikenai sanksi sebagaimana ketentuan yang tertera melalui ketentuan dalam pengumuman pelaksanaan tes dan jadwal Tes SKD CPNS Kota Malang.

Sanksi yang akan diberikan bagi para peserta yang menyalahi aturan adalah berupa pernyataan gugur atau tidak lolos. Sanksi tersebut akan diberikan kepada para peserta yang datang terlambat dan melanggar aturan selama proses berlangsung.

Sekretaris Daerah Kota Malang sekaligus Ketua Pelaksana Seleksi CPNS Tahun 2019 Kota Malang, Wasto menyampaikan, tes SKD akan dilaksanakan di gedung Pertamina SMK 2 Kota Malang di Jalan Veteran No 17 Kota Malang. Tes akan berlangsung sejak 27 Januari 2020 hingga 2 Februari 2020 mendatang.

Pesertanya pun bukan hanya untuk seleksi CPNS Kota Malang saja. Melainkan Kota Malang juga menjadi tuan rumah bagi daerah lain yang melakukan CPNS yaitu Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan. Sementara proses tes akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) sepertu tahun sebelumnya.

"Panitia seleksi sudah siap semua," katanya.

Dia menjelaskan, perangkat komputer telah didistribusikan oleh Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sehingga semua perlengkapan sudah dinyatakan aman dan tak ada hambatan. Proses seleksi pun sudah siap dilaksanakan sesuai jadwal yang ditentukan.

Di hari pertama ini, ada sekitar 1.160 peserta yang dinyatakan lolos dan akan melaksanakan tes SKD. Sementara total peserta yang lolos secara keseluruhan adalah 9.198 orang. Semuanya dibagi dalam penjadwalan dan sesi yang berbeda.

Sebagai informasi, sesi pertama dimulai pukul 08.00 hingga 09.30, sesi II dimulai pukul 10.00 hingg 11.30, sesi III dimulai pukul 12.00 hingga 13.30, sesi IV dimulai pukul 14.00 hingga 15.30 dan sesi V dimulai pukul 16.00-17.30. Khusus di hari pertama, Senin 27 Januari sesi dimulai pada sesi II yakni pukul 08.00-11.30, dan seterusnya.

Berdasarkan ketentuan yang dibuat, peserta tes wajib membawa beberapa persyaratan dan ketentuan. Di antaranya adalah membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli atau surat keterangan melakukan rekaman kependudukan yang dikeluarkan Dispendukcapil.

Selain itu juga wajib membawa dan menunjukkan Kartu Tanda Peserta Ujian yang diunduh melalui akun pendaftaran pada laman https://sscn.bkn.go.id/. Para peserta juga diwajibkan untuk mengenakan pakaian yang rapi dan sesuai ketentuan.