Kondisi batu andesit di kawasan Kayutangan Heritage yang mengelupas dan mengalami kerusakan. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Kondisi batu andesit di kawasan Kayutangan Heritage yang mengelupas dan mengalami kerusakan. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Kawasan Kayutangan sejak akhir 2019 telah dibenahi untuk memantapkan konsep heritage. Bahkan, belum lama ini persimpangan Kayutangan yang berada tepat di area Monumen Chairil Anwar telah dipercantik menggunakan batu andesit yang membuat nuansa tempo dulu terasa lebih kental.

Namun belum lama selesai dibangun, batu andesit di area Monumen Chairil Anwar tersebut sudah amburadul. Beberapa batu tampak mengelupas dan keluar dari area pemasangan. Selain itu, juga terdapat pembatas yang dibuat agar area yang rusak tak dilalui kendaraan.

Dalam pantauan MalangTIMES, ada dua sisi yang kini telah dipasang pembatas khusus. Satu sisi tepat di bawah Monumen Chairil Anwar dengan kerusakan yang tak terlalu parah. Sementara satu sisi lainnya tampak mengalami kerusakan lumayan parah, dengan batu andesit yang banyak mengelupas. Sedangkan di sisi lain juga terdapat material pembenahan.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kota Malang Hadi Santoso menyampaikan, pemeliharaan area tersebut saat ini masih menjadi kewajiban rekanan hingga enam bulan ke depan.

"Itu masih jadi tanggung jawab rekanan, sampai Juni mendatang dan masih terus dibenahi," katanya.

Pria yang akrab disapa Sony itu menyampaikan, evaluasi terus dilakukan terkait pemasangan batu andesit tersebut. Pasalnya, batu andesit tidak hanya dipasang di area Monumen Chairil Anwar saja. Melainkan semua persimpangan Kayutangan.

"Nanti semua kawasan persimpangan dipasang batu andesit, seperti di persimpangan PLN juga begitu, semuanya akan dibuat supaya lebih bagus," terang Sony.

Selain memasang batu andesit, pelebaran di kawasan Kayutangan juga sudah mulai dipersiapkan. Tahun ini, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Dinas terkait sebelumnya juga telah membenahi saluran drainase. Ke depan, nantinya kawasan Kayutangan Heritage akan dibuat hanya satu jalur saja.