Durian Bakar khas pegunungan Wonosalam Jombang. (Foto: Adi Rosul/JombangTIMES)
Durian Bakar khas pegunungan Wonosalam Jombang. (Foto: Adi Rosul/JombangTIMES)

Bosan makan durian secara langsung, mungkin bisa langsung mencoba durian bakar Wonosalam. Terletak di salah satu sentra durian di Dusun Sumer, Desa/Kecamatan Wonosalam, Jombang, para penikmat wisata kuliner bisa mencicipi sensasi makan durian dengan cara dibakar. 

Bahkan, durian bakar ini paling diburu pada musim durian seperti ini. Untuk menikmati durian bakar ini tidak sampai merogoh kantong dalam-dalam. Dengan harga mulai Rp 25-50 ribu kita bisa merasakan durian yang dibakar dengan arang. 

Salah satu penjual durian bakar, Rumah Durian Milik Sulami menggunakan durian lokal Wonosalam. Ada dua varian durian bakar yang ditawarkan. Pertama, durian dibakar beserta kulitnya. Yang kedua, durian bakar yang sudah dikupas. 

Dari dua varian itu, ada perbedaan dari sisi penyajian. Durian kupas bakar, disertai campuran atau toping lain seperti ketan dan buah naga. Harganya dipatok mulai Rp 25-30 ribu. Sedangkan, durian bakar utuh dipatok dengan harga Rp 25-50 ribu bergantung berat dan besar durian yang dipesan.

Siswanto, salah satu penikmat durian warga asal Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto ini mengungkapkan, dirinya baru pertama kali merasakan durian bakar. Menurutnya, ada keunikan sendiri saat memakan durian bakar, karena daging dirasa lebih pulen dibandingkan tidak dibakar. 

"Dan ada bau-bau bekas bakaran yang membedakan," ungkapnya saat diwawancarai di Rumah Durian Milik Sulami, Rabu (29/1) pagi.

Tidak hanya itu, durian juga menjadi hangat. Sehingga, menurutnya lebih pas dimakan pada waktu musim hujan. Karena cuaca di Wonosalam dingin, kuliner ini sangat cocok apabila makan yang hangat-hangat. "Saya rasa paling pas kalau dimakan waktu hujan," katanya.

Sementara Sulami, salah satu pedagang durian di Wonosalam mengakui, memang durian bakar ini sangat diburu. Bahkan karena banyak permintaan, dirinya mengaku kewalahan melayani pesanan durian bakar. 

"Durian bakar ini memang yang diburu. Jadi kalau Sabtu, Minggu atau hari libur tidak ada menu durian bakar, karena kami kewalahan," ungkapnya.

Untuk harganya sendiri, satu buah durian bakar dihargai Rp 25 ribu hingga ratusan rupiah tergantung jenis dan ukuran durian yang dipilih. "Sedangkan untuk paketan atau durian kupas harganya Rp 25 ribu per porsi," terangnya.

Selain melayani pesanan durian bakar, Sulami juga menyediakan buah durian untuk dijadikan oleh-oleh. Dalam sehari, durian milik istri dari Sampiyo ini bisa terjual hingga 700 buah.

Para pengunjung pun berasal dari berbagai wilayah di luar Jombang, seperti Mojokerto, Kediri, Malang dan Trenggalek dan hingga Surabaya. "Kalau durian bakar toping sehari bisa Rp 500 ribu, kalau durian bakar utuh sehari sampai Rp 1,5 juta perharinya. Kalau keseluruhan bisa habis 700 buah, dengan harga rata-rata perbuah seharga Rp 35-50 ribu," pungkasnya.(*)