Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso bersama Kepala BKPSDM Kota Batu Siswanto saat meninjau ujian CPNS beberapa saat lalu.
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso bersama Kepala BKPSDM Kota Batu Siswanto saat meninjau ujian CPNS beberapa saat lalu.

Hingga awal tahun 2020 ini, 24 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang lulus ujian pada bulan Maret tahun 2019 lalu masih tak tentu nasibnya. Pasalnya, hingga akhir Januari 2020 ini mereka masih belum bekerja.

Mereka belum bisa bekerja lantaran karena terkendala payung hukum. “Kami Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu bersurat ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN),” kata Kabid Mutasi BKPSDM Kota Batu, Zulkarnain. 

“Surat itu kami kirim untuk terus berkoordinasi terkait nasib 24 Pegawai PPPK yang lulus ujian bulan Maret tahun 2019 lalu,” imbuhnya. 

Meskipun 24 PPPK ini mereka sudah lulus, tetapi masih belum ada kejelasan terkait dengan keberadaan pegawai tersebut lantaran BKPSDM juga menunggu aturan.

“Saat teman-teman PPPK menanyakan ke kita, kita juga tidak bisa memberikan jawaban, karena  kita masih menunggu aturan dari Pusat, berupa Perpres,” tambah Zul.

Menurutnya, mereka akan terus menanyakan kepada pemerintah pusat terkait masalah tersebut. Pasalnya, bukan hanya PPPK Kota Batu saja yang menunggu. Namun juga PPPK dari seluruh daerah di Indonesia masih menunggu payung hukum dari pemerintah pusat.

“Iya bukan dari PPPK Kota Batu saja, tapi di masing-masing daerah di Indonesia juga demikian,” terangnya.  

Sedang PPPK Kota Batu ini diumumkan lulus pada bulan Maret tahun 2019 silam. Padahal Pemkot Batu sendiri saat ini sangat membutuhkan tenaga PPPK yang ditempatkan pada penyuluh pertanian dan pendidikan.