Screenshot video channel youtube Muhammad Hanif Hasballah.
Screenshot video channel youtube Muhammad Hanif Hasballah.

Penduduk muslim di China atau Tiongkok terbilang minoritas. Meski begitu, pertumbuhan ajaran Islam di negeri dengan penduduk terbanyak di dunia tersebut terus mengalami perkembangan. Hal itu dapat dilihat melalui berbagai jalan atau kawasan permukiman muslim yang terus bermunculan.

Salah satu kawasan muslim yang terkenal di China adalah Xinjiang. Di sana, hampir separo penduduknya adalah muslim dan mereka berasal dari suku Uighur dan Turki. Selain Xinjiang, dikenal juga Qiyi Street Wuchang, salah satu perkampungan muslim yang ada di Kota Wuhan.

Qiyi Street menjadi salah satu kawasan yang banyak dihuni muslim. Di sana juga banyak penduduk yang berprofesi menjual daging segar dan banyak makanan khas China. Pelancong muslim pun dapat dengan mudah menemukan banyak olahan khas China yang dijual secara halal di sana. 

Meski terkenal sebagai kampung muslim, sederet olahan yang dijual di sana tak hanya dibeli oleh muslim, melainkan juga penduduk non-muslim yang ada di sana. Salah satu produk yang banyak diburu adalah ketersediaan daging karena daging yang dijual di sana terkenal sebagai daging segar.

Dilansir dari channel youtube Muhammad Hanif Hasballah, perkampungan muslim tersebut memiliki pasar tradisional yang lumayan bersih dan rapi. Di sana, dijual aneka macam sayur dan buah segar serta sederet daging dan olahan khas China. Ditemukan juga beberapa toko yang menjualbelikan produk fashion.

Sama halnya dengan kampung muslim pada umumnya, Qiyi Street juga memiliki tempat beribadah atau masjid. Ketika waktu salat tiba, muazin akan melantunkan azan dan dilanjutkan dengan salat berjamaah.

Wuhan juga memiliki masjid terbesar yang selalu menjadi jujukan muslim saat akan beribadah. Selain salat lima waktu, juga dilaksanakan salat Jumat yang dilakukan umat muslim di sana. Saat hari Jumat, Masjid Jiang'an juga sering melakukan bazar dengan menjual aneka macam daging dan olahan serta makanan ringan halal.

Selain salat berjamaah, Masjid Jiang'an juga banyak dijadikan tempat untuk berbagai kegiatan muslim di Wuhan. Ketika ada muslim dan muslimah yang meninggal dunia, salat jenazah sering dilaksanakan di masjid tersebut. Salat jenazah sering dilakanakan di halaman masjid.

MALANGTIMES - Penduduk muslim di China atau Tiongkok terbilang minoritas. Meski begitu, pertumbuhan ajaran Islam di negeri dengan penduduk terbanyak di dunia tersebut terus mengalami perkembangan. Hal itu dapat dilihat melalui berbagai jalan atau kawasan permukiman muslim yang terus bermunculan.

Salah satu kawasan muslim yang terkenal di China adalah Xinjiang. Di sana, hampir separo penduduknya adalah muslim dan mereka berasal dari suku Uighur dan Turki. Selain Xinjiang, dikenal juga Qiyi Street Wuchang, salah satu perkampungan muslim yang ada di Kota Wuhan.

Qiyi Street menjadi salah satu kawasan yang banyak dihuni muslim. Di sana juga banyak penduduk yang berprofesi menjual daging segar dan banyak makanan khas China. Pelancong muslim pun dapat dengan mudah menemukan banyak olahan khas China yang dijual secara halal di sana. 

Meski terkenal sebagai kampung muslim, sederet olahan yang dijual di sana tak hanya dibeli oleh muslim, melainkan juga penduduk non-muslim yang ada di sana. Salah satu produk yang banyak diburu adalah ketersediaan daging karena daging yang dijual di sana terkenal sebagai daging segar.

Dilansir dari channel youtube Muhammad Hanif Hasballah, perkampungan muslim tersebut memiliki pasar tradisional yang lumayan bersih dan rapi. Di sana, dijual aneka macam sayur dan buah segar serta sederet daging dan olahan khas China. Ditemukan juga beberapa toko yang menjualbelikan produk fashion.

Sama halnya dengan kampung muslim pada umumnya, Qiyi Street juga memiliki tempat beribadah atau masjid. Ketika waktu salat tiba, muazin akan melantunkan azan dan dilanjutkan dengan salat berjamaah.

Wuhan juga memiliki masjid terbesar yang selalu menjadi jujukan muslim saat akan beribadah. Selain salat lima waktu, juga dilaksanakan salat Jumat yang dilakukan umat muslim di sana. Saat hari Jumat, Masjid Jiang'an juga sering melakukan bazar dengan menjual aneka macam daging dan olahan serta makanan ringan halal.

Selain salat berjamaah, Masjid Jiang'an juga banyak dijadikan tempat untuk berbagai kegiatan muslim di Wuhan. Ketika ada muslim dan muslimah yang meninggal dunia, salat jenazah sering dilaksanakan di masjid tersebut. Salat jenazah sering dilakanakan di halaman masjid.