Kios-kios yang berjejer di Rest Area Jalibar, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Kios-kios yang berjejer di Rest Area Jalibar, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Pemerintah desa dan kelurahan di Kota Batu berlomba-lomba memaksimalkan potensi pariwisata di daerahnya. Seperti halnya yang dilakukan pemerintah Desa Oro-Oro Ombo. Saat ini, tengah merampungkan Rest Area Jalur Lingkar Barat (Jalibar) yang berada di wilayah mereka. 

Sebab hingga saat ini progres pembangunan Rest Area belum sempurna. Rencananya, pada tahun ini ditargerkan akan diselesaikan sesuai dengan rancangan. “Rest Area itu menjadi prioritas untuk desa kami di tahun 2020 ini. Sampai sekarang sudah mencapai 90 persen,” ungkap Kepala Desa Oro-Oro Ombo, Wiweko.

Ia menambahkan, jika pembangunan Rest Area itu merupakan pembangunan secara bertahap atau multi years. Kurang lebih penggarapannya selama 3 tahun. “Dan pembangunan itu sudah dilakukan sejak 2018-2020. Denga demikian di tahun ini tinggal pembangunan yang kurang 10 persen,” katanya.

10 persen pembangunan itu tinggal menyelesaikan tiga stan dari 40 stan untuk berjualan. Dan sisanya adalah pengerjaan taman bermain dan penerangan. Sedangkan pembangunan Rest Area Jalibar itu menghabiskan anggaran sebesar Rp 2 miliar. “Hadirnya Rest Area itu untuk sebagai pilihan wisatawan untuk bisa melihat pemandangan di Rest Area,” ujar Wiweko.

Mulanya para pedagang sebelum menempati rest area itu berjualan dengan mendirikan warung dari bambu di pinggir jalan. Setelah rest area itu usai dibangun, mereka mendapatkan sewa di sana.

Untuk per tahunnya mereka dikenakan biaya Rp 1 juta. Biaya itu untuk ukuran warung dengan luasan 12 meter persegi. 

Di sana mereka menjual makanan hingga tempat berjualan kopi. Selain itu juga disediakan gazebo yang cukup besar untuk bersantai sambil menikmati pemandangan Gunung Arjuna.

Mereka yang berjualan di Jalibar Desa Oro-Oro Ombo itu merupakan warga asli dari desa tersebut. Karena itulah akhirnya pihak desa membangun rest area untuk berjalannya perekonomian.