Sejumlah petugas penggali makam terlihat menyiapkan liang kubur yang akan digunakan untuk pemakaman Gus Sholah di kompleks makam keluarga PP Tebuireng Jombang. (Foto: Adi Rosul / JombangTIMES)
Sejumlah petugas penggali makam terlihat menyiapkan liang kubur yang akan digunakan untuk pemakaman Gus Sholah di kompleks makam keluarga PP Tebuireng Jombang. (Foto: Adi Rosul / JombangTIMES)

Jenazah KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah direncanakan akan dimakamkan di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang pada Senin (3/2) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ini pihak pondok mulai terlihat sibuk melakukan penggalian liang kubur.

Lokasi persemayaman terakhir Gus Solah ini terletak di kompleks makam keluarga pondok di dalam Ponpes Tebuireng. Terlihat sekitar 10 orang sibuk menggali tanah di makam utama.

Liang lahat yang disiapkan oleh pengurus pondok ini berada tepat di sisi utara makam ayahanda Gus Sholah, yakni KH Abdul Wahid Hasyim. Liang kubur yang nantinya digunakan untuk memakamkan Gus Sholah ini juga tidak jauh dari makam Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Tepatnya di sebelah barat makam Gus Dur, berjarak 1,5 meter.

Pengurus PP Tebuireng Jombang KH Fahmi Amrullah mengatakan, lokasi peristirahatan terakhir Gus Sholah ini dipilih keluarga dari hasil musyawarah keluarga pondok.

"Setelah kita cek dan kita lihat, yang memungkinkan itu di sebelah baratnya Gus Dur. Satu setengah meter di sebelah barat makamnya Gus Dur," ujarnya saat diwawancarai di lokasi PP Tebuireng Jombang, Senin (3/2) pagi.

Fahmi juga menegaskan bahwa tidak ada pesan atau permintaan dari almarhum Gus Sholah ke pihak keluarga pondok untuk lokasi pemakaman. "Yang jelas keluarga tidak pernah mendapatkan pesan atau wasiat dari beliau (Gus Sholah, red) minta dimakamkan. Tidak ada," kata Fahmi.(*)