Pengunjung saat bermain drum di Museum Musik Dunia, Jawa Timur Park 3. (Foto: istimewa)
Pengunjung saat bermain drum di Museum Musik Dunia, Jawa Timur Park 3. (Foto: istimewa)

Pemkot Batu menaikkan target kunjungan wisatawan pada tahin 2020 ini. Jika 2019 lalu angka turis yang datang ke Kota Batu tembus 7,2 juta orang, tahun ini targetnya 7,7 juta wisatawan.

Angka kenaikan itu berarti berkisar 5-10 persen daripada angka tahun lalu. “Kami menargetkan itu patokannya dari jumlah wisatawan tahun sebelumnya 5-10 persen,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Batu Imam Suryono.

Imam pun optimistis kunjungan tahun ini bisa mencapai target seperti tahun-tahun sebelumnya. “Kami selalu optimistis jika setiap tahun itu  bisa mencapai target. Karena apa? Karena wisatawan ke Kota Batu disuguhi beragam wisata,” ungkapnya.

Imam menambahkan, bertambahnya jumlah wisatawan setiap tahun karena Kota Batu selalu memunculkan wisata baru. “Setiap tahun selalu terealisasi targetnya karena terus ada yang baru dan berbenah,” kata pria yang juga staf ahli di Pemkot Batu ini.

Agar mencapai target kunjungan tahun ini, beberapa cara bakal dilakukan. Antara lain meningkatkan pelayanan dengan menaikkan kapasitas para pelaku desa wisata. Dispar bakal makin intens memberikan pembinaan dan pelatihan kepada pelaku desa wisata.

“Lalu meningkatkan promosi melalui media online. Juga mengadakan table top, mengundang pelaku wisata dari luar negeri,” tambah Imam.

Dispar juga akan  mengumpulkan agen travel dan biro perjalanan untuk mempromosikan wisata di Kota Batu, khususnya desa wisata. Selain itu, memaksimalkan desa wisata dengan menyuguhkan paket wisata yang ada di desanya. 

“Juga pengembangan wisata budaya. Melihat di sini ada 330 kelompok penggiat budaya,” ucap Imam.

Tahun 2019 lalu, Pemkot Batu menargetkan jumlah kunjungan 7,1 juta. Namun, realisasinya, 7,2 juta wisatawan berkunjung ke Kota Batu.