Rest Area di Jalur Lintas Barat Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Rest Area di Jalur Lintas Barat Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

DPRD Kota Batu memberikan apresiasi desa yang memiliki rest area di Kota Batu, seperti Desa Tulungrejo dan Desa Oro-Oro Ombo. Karena dewan juga ingin, sebagai desa pariwisata dengan pengembangan wisata memiliki rest area.

Rest area itu dirasa penting untuk mendukung kemajuan wisata di desa yang ada di Kota Batu. Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari menjelaskan, dengan hadirnya rest area pemberdayaan masyarakat akan tercipta dan mendekatkan wisatawan ke wisata di Kota Batu.

“Salah satunya infrastuktur penting adalah rest area. Adanya rest area menjadi solusi masalah pedesaan, misalnya mengurangi pengangguran,” katanya.

Karena itulah ke depan agar setiap desa wisata di Kota Batu memiliki rest area. Dengan hadirnya rest area bisa mengurai kemacetan di pusat kota setiap weekend atau holiday.

“Dengan hadirnya rest area juga bisa mengurangi angka pengangguran di desa. Dan ini juga bisa menjadi pemasukan di desa,” ungkap Khamim.

Ya jika nantinya dibangun rest area, saat ada kendaraan pengunjung harus parkir di tempat tersebut sebelum menuju satu desa wisata. Kemudian rest area juga menampung produk UMKM dari desa itu.

Untuk pengelolaannya, rest area bisa dikelola oleh Bumdes, mulai dari parkir hingga outlet yang menjual produk UMKM di sana. Seperti halnya rest area di dua desa tersebut.

Sedangkan untuk lahan pendirian rest area itu bisa dengan memaksimalkan Tanah Kas Desa (TKD). Kemudian anggarannya bisa memanfaatkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dengan pengerjaan multiyears.