Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto menggendong penyandang disabilitas yang menangis histeris.(Foto : Team BlitarTIMES)
Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto menggendong penyandang disabilitas yang menangis histeris.(Foto : Team BlitarTIMES)

Pemandangan mengharukan terlihat usai acara pembagian bantuan kepada penyandang disabilitas di Pendopo Ronggo Hadi Negoro (RHN) Pemkab Blitar. Seorang penyandang disabilitas menangis histeris saat bertemu dengan Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto. Dia adalah Eka Wulandari, anggota sebuah yayasan pembina disabilitas asal Malang.

Rupanya momen ini merupakan pertemuan pertama antara Eka Wulandari dengan Buher, sapaan akrab AKBP Budi Hermanto. Sebelumnya Eka pernah mendapatkan bantuan dari AKBP Budi Hermanto saat masih menjabat sebagai kapolres Batu. Namun keduanya tak pernah bertemu secara langsung.

"Saya doakan Pak Kapolres jadi jenderal," kata Eka sambil menangis histeris di pelukan AKBP Budi Hermanto.

Di tengah suasana haru itu, alat bantu jalan yang digunakan Eka  tak sengaja terlepas. Melihat kondisi itu Buher secara spontan menggendong Eka.

Dalam acara bertajuk "Blitar Berbagi Senyum" itu, Polres Blitar membagikan bantuan kaki palsu,  Alquran braille, dan kursi roda kepada para penyandang disabilitas. Ada delapan kaki palsu, satu brace (kaki besi), satu kursi roda, dan 50 Alquran braille.

"Bantuan ini kami berikan bukan karena kami mampu, tapi kami ingin berbagi senyum. Kami ingin memberikan semangat kepada kaum difabel. Kami yakin dengan perjuangan yang tinggi, mereka tidak akan tertinggal dibandingkan dengan kita yang saat ini masih  memiliki kesempurnaan. Untuk itu, kesempurnaan yang saat ini kita miliki harus dipergunakan sebaik mungkin untuk membantu sesama,"  ungkap AKBP Budi Hermanto.

Dia meminta  agar tidak menganggap penyandang disabilitas sebagai warga kelas dua dan tidak minder jika memiliki saudara atau teman yang memiliki kekurangan. "Kita harus selalu menghormati mereka. Jangan jadikan mereka warga kelas dua. Yang lebih penting, jjangan merasa malu atau minder jika memiliki saudara disabilitas," pungkasnya.

Pembagian bantuan kepada penyandang disabilitas ini sekaligus  menjadi kado perpisahan kapolres berjiwa sosial tinggi itu. Buher  akan segera berpindah tugas sebagai wadir narkoba Polda Kalimantan Selatan setelah enam bulan mengemban tugas sebagai kapolres Blitar.

Acara "Blitar Berbagi Senyum" ini juga dihadiri Siti Nur Azizah Ma'ruf, putri Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, serta Forkopimda Blitar.