Pasar sayur Kota Batu  tampak depan. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Pasar sayur Kota Batu tampak depan. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Penantian panjang pedagang sayur di Kota Batu bakal berakhir. Itu seiring diresmikannya  pasar unit sayur Kota Batu pada Senin (17/2/2020) mendatang. 

Namun, bagaimana nasib para pedagang di sana terkait pembagian bedak? Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memastikan pembagian bedak pasar unit sayur itu akan objektif dan jauh dari kesan pilih kasih. “Saat diresmikan nanti, saya jamin pembagian bedak akan objektif,” tandasnya.

Pembagian bedak itu rencananya dilakukan dengan cara dilotre saat peresmian nanti. “Jadi, nanti pembagian itu tidak ada yang ditutup- tutupi,” imbuhnya.

Peresmian pasar sayur juga akan diramaikan dengan pagelaran wayang kulit, Rabu (19/2/2020). “Kesiapan pasar ini sudah mencapai 100 persen. Semoga nanti setelah diresmikan pasar ini bisa lebih ramai,” kata Dewanti.

Menurut Dewanti, peresmian pasar itu sudah lama dinanti masyarakat. "Sudah menjadi penantian masyarakat karena  pembangunan berjalan sejak tahun 2017,” ucapnya.

Pembangunan pasar sayur itu menelan anggaran Rp 5 miliar. Sumbernya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batu tahun 2019. 

Fasilitas kios pedagang itu dibuat dengan ukuran 3 x 5 meter sebanyak 40 unit. Lalu kios pedagang sayur dengan ukuran 3 x 3 meter sebanyak 96 unit. Total ada 136 unit kios.