Longsor memakan bahu jalan di jalan Wukir, Gang 12, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Senin (2/3/2020).  (Foto: BPBD Kota Batu for MalangTIMES)
Longsor memakan bahu jalan di jalan Wukir, Gang 12, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Senin (2/3/2020). (Foto: BPBD Kota Batu for MalangTIMES)

Bencana tanah longsor terus terjadi di Kota Batu saat hujan terus melanda. 

Kali ini ada 2 kejadian bencana terjadi di kawasan Kelurahan Temas, Kecamatan Batu dan Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Senin (2/3/2020).

Seperti di kawasan jalan Wukir, Gang 12, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, plengsengan longsor berukuran panjang 16,5 meter dengan ketebalan 0,45 meter dan tinggi 2,7 meter.

Kejadian ini menyebabkan bahu jalan berukuran lebar kurang lebih 0,5 – 1 meter rusak.

Plengsengan itu longsor lantaran hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan peningkatan volume air dan mempercepat terkikisnya dinding saluran. 

Juga air sering meluap saat hujan intensitas tinggi, sehingga menyebabkan plengsengan longsor.

“Karena ini cukup membahayakan sehingga kita membuat garis pembatas. Sebab sewaktu-waktu jalan itu bisa terkikis lagi,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Achmad Choirur Rochim.

Sedang tanah longsor di Jalan Raya Sumber Branyas Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji juga dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi.

“Kemudian kondisi tanah yang labil mengakibatkan plengsengan tidak mampu menahan debit air sehingga longsor menutup drainase air,” imbuhnya.

Plengsengan itu terjadi dengan dimensi panjang 7 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 7 meter mengalami longsor. 

Untuk saat ini dilakukan dengan pembersihan material longsor sehingga tidak menutup drainase.

“Lalu kita lakukan dengan pemasangan garis pembatas. Dan koordinasi dengan Dinas PUPR Prov Jatim,” jelas Rochim.

Sedang ia mengimbau kepada masyarakat agar terus waspada, melihat pada Maret ini masih hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di Kota Batu.