Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Penyelesaian stunting yang dipicu kekurangan gizi menjadi perhatian serius  Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Karena itu, Dewanti meminta agar kepala desa/kelurahan bisa ikut menekan angka tersebut.

“Bukan hanya kepala desa saja, tapi saya minta juga kepada camat masalah stunting ini menjadi program priotas juga,” ungkap Dewanti.

Bahkan jika tidak demikian Dewanti tidak akan mencairkan dana desa, apabila program stunting tidak diprogramkan. “Kalau tidak ada program stunting, dana desa gak akan cair,” imbuhnya.

Beberapa desa yang cukup banyak terdapat di Kecamatan Bumiaji angka stunting yakni Desa Tulungrejo ada 158. Lalu di Desa Gunungsari ada 102. Disusul Desa Giripurno 86 catatan.

Selian itu beberapa langkah yang dilakukan salah satunya adalah program Jaminan Persalinan (Jampersal) pada ibu hamil. Terhitung sejak usia kandungan 0 bulan hingga kelahiran semua biaya selama mengandung hingga persalinan gratis. 

“Kita sudah punya program Jampersal, lewat program ini beberapa tahap diikuti ibu hamil. Mulai mengandung mendapatkan nutrisi ibu hamil, berupa susu, senam ibu hamil, hingga menuju persalinan,” ucap mantan dosen ini.

Tidak hanya itu saja, lewat kota sehat itu juga mempengaruhi angka stunting. Tetapi hal ini lanjut Dewanti, juga tergantung pada calon ibu. 

“Kesiapan seorang wanita menjadi ibu itu menjadi pengaruh. Di mana memang sekarang ternyata banyak wanita nyatanya belum siap, dan ini faktor terjadinya stunting,” tutupnya.