Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso saat mencuci tangan di pintu masuk Pasar Besar Kota Batu.
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso saat mencuci tangan di pintu masuk Pasar Besar Kota Batu.

Pemandangan sedikit berbeda tampak di Pasar Besar Kota Batu. Di pintu masuk, kini terdapat tempat cuci tangan darurat yang tampak terbuat dari talang air, disertai dengan sebaris keran. 

Di masing-masing tempat cuci tangan itu terdapat satu tadon yang cukup besar berisi air. Kemudian ada enam kran air yang bisa digunakan cuci tangan.

Dengan demikian, saat warga yang akan masuk ke Pasar Besar Kota Batu bisa mencuci tangan terlebih dahulu. Hal ini untuk meminimalkan potensi penyebaran virus Corona. 

Selain keran air, telah tersedia pula sabun cair. Sehingga, warga bisa membersihkan tangan sesuai enam tahapan cuci tangan pakai sabun (CTPS).

“Pembeli yang akan masuk dan keluar pasar, diharapkan menjaga kebersihan dengan memanfaatkan untuk cuci tangan dengan sabun,” kata Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso.

Pemkot Batu menyediakan penampungan air itu, agar bisa dimanfaatkan warga maupun pedagang yang ada di fasilitas publik termasuk pasar. Karena kebersihan tangan itu sangat penting, melihat penyebaran virus paling cepat melalui tangan.

“Sehingga kebersihan akan tetap terjaga dan terhindar dari berbagai macam virus. Semoga pengunjung yang masuk ini bisa menerapkan cuci tangan yang benar,” ungkap bapak tiga anak ini. 

Ia menambahkan, dengan pemasangan tersebut diharapkan dapat mencegah menyebarnya penyakit Covid-19. Dengan demikian dengan upaya menghadirkan fasilitas umum itu, warga bisa bisa hidup sehat agar terhindar dari virus tersebut.