Salim saat menunjukkan cara kerja Dispenser Hand Sanitizer Otomatis kepada Kabag Umum Pemkot Batu, Esti Dwi Astuti di Balai Kota Among Tani Batu.
Salim saat menunjukkan cara kerja Dispenser Hand Sanitizer Otomatis kepada Kabag Umum Pemkot Batu, Esti Dwi Astuti di Balai Kota Among Tani Batu.

Di tengah-tengah masa belajar untuk pencegahan virus corona atau covid 19, siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah (SMPM) 8 Kota Batu membuat terobosan. Yakni Dispenser Hand Sanitizer Otomatis (DHSO).

Karya itu pun langsung dilirik Pemkot Batu lantaran dengan menggunakan alat itu cukup dimudahkan. 

Sebab cukup menjulurkan tangan, lalu cairan akan menyemprot dengan sendirinya.

"Bermula dari dari banyaknya orang di tengah wabah covid 19 banyak yang cari Hand sanitizer, untuk menggunakannya harus menekan dulu botolnya. Jadi saya ingin mempermudah tanpa ada sentuhan," ucap Salim.

"Dalam alatnya itu dilengkapi dengan sensor jarak ultrasonic dari komponen elektronik yang terpasang di dispenser ini. Selain itu juga ada layar LCD, motor servo, micro controller arduino uno, dan power bank sebagai sumber energi," katanya.

Karena kreativitasnya Pemkota Batu langsung mengundang dan memesan alatnya itu dua unit.

Dua unit DHSO itu diletakkan pada pintu masuk Balai Kota Among Tani Batu.

Sementara itu Kabag Umum Pemkot Batu, Esti Dwi Astuti menambahkan alat tersebut sangat bermanfaat di situasi saat ini, terlebih buatan warga Kota Batu. 

"Kami langsung pesan dua unit, melihat ini produk lokal dan sangat memudahkan," terangnya.

Dengan demikian jika menggunakan alat tersebut, tidak perlu lagi menggunakan tenaga manusia. 

Sehingga Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat yang masuk kantor bisa menyodorkan tangan saja agar bisa mengoleskan pada tangan supaya terhindari dari virus corona.