Layanan Si Paduka mampu memecah kerumunan warga yang mengurus Adminduk dan disambut bahagia 'generasi Rebahan' (dd nana)
Layanan Si Paduka mampu memecah kerumunan warga yang mengurus Adminduk dan disambut bahagia 'generasi Rebahan' (dd nana)

Melalui aplikasi Si Paduka yang diinisiasi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang, 'generasi rebahan' dibuat bahagia. 

Pasalnya, Sistem Pelayanan Adminduk Jalur Khusus Chatting WA atau Si Paduka, bisa membuat mereka cukup memainkan jempol tangannya di layar android untuk mengurus administrasi kependudukan dan catatan sipil (Adminduk) dengan rebahan dan tentunya di rumah.

"Generasi rebahan sangat terbantu. Gak sampai 10 menit beres sambil rebahan," ungkap salah satu warga bernama April yang mengurus Adminduk via Si Paduka sambil berseloroh, bahwa hal itu merupakan berkah Corona.

Tak hanya April, warga lainnya Riski Kurniawan pun menyampaikan hal senada dengan kemudahan Si Paduka. Di tengah berbagai instruksi untuk tak keluar rumah, bila tak benar-benar mendesak di tengah sebaran virus Corona.

Hal itu pun direkam oleh para petugas Dispendukcapil Kabupaten Malang yang berkomitmen untuk tetap kerja dan meminta masyarakat untuk tetap di rumah.

Sri Meicharini, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang yang akrab disapa Rini, memberikan apresiasinya ke warga yang memanfaatkan Si Paduka. 

Dirinya menyampaikan, dengan Si Paduka, warga secara langsung membantu mencegah penyebaran virus Corona dan tetap bisa mengurus Adminduknya.

"Harapan kami seperti itu, sehingga warga tetap bisa mengurus Adminduk tanpa keluar rumah. Alhamdulillah ini telah berjalan. Kita semua punya komitmen untuk terus melayani warga," ujar Rini, Selasa (24/3/2020).

Si Paduka, lanjutnya, tak berbeda dengan pengurusan konvensional dengan output terbitnya Adminduk. Bedanya, warga tak perlu ke luar rumah menuju kantor Dispendukcapil, dan antri untuk mengurusnya. 

Cukup di rumah melalui WA untuk mengirim berbagai prasyarat pengurusan Adminduk yang dibutuhkannya ke nomor yang telah ditentukan pihak Dispendukcapil.

"Untuk berbagai persyaratan bisa dilihat diberbagai medsos resmi kami," ujarnya.

Tak hanya untuk pengurusan Adminduk via Si Paduka, untuk pengambilan dokumen pun Dispendukcapil Kabupaten Malang menerapkan pola pemberitahuan melalui WA.

Hal ini pun dimaksudkan untuk melakukan pembatasan warga di kantor Dispendukcapil. "Kita beritahu bila Adminduk selesai via WA ke bersangkutan. Sehingga tak akan terjadi kerumunan," tandas Rini.