Direktur Utama Hawai Grup Bambang Judo Utomo (kanan) saat menyerahkan bantuan APD secara simbolis kepada Wali Kota Malang Sutiaji, di Balaikota Malang, Selasa (14/4). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Direktur Utama Hawai Grup Bambang Judo Utomo (kanan) saat menyerahkan bantuan APD secara simbolis kepada Wali Kota Malang Sutiaji, di Balaikota Malang, Selasa (14/4). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Wabah pandemi Covid-19 yang masih terus meluas hingga kini menjadi keprihatinan semua kalangan. Apalagi, sejumlah sarana prasarana kesehatan bagi petugas medis hingga kini juga menjadi salah satu yang sangat dibutuhkan.

Kondisi ini membuat berbagai kalangan menunjukkan rasa kepeduliaannya. Salah satunya, Hawai Grup yang masuk dalam PT Anugerah Citra Abadi (ACA). Bekerja sama dengan Yayasan Klenteng Eng An Kiong Malang yang memberikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Selasa (14/4).

Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf

Direktur Utama Hawai Grup, Bambang Judo Utomo mengatakan, beberapa bantuan APD yang diberikan kepada Pemkot Malang merupakan bentuk rasa kepedulian mereka terhadap petugas medis.

Tak dapat dipungkiri, petugas medis menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan penanganan bagi pasien Covid-19. Karenanya, kebutuhan fasilitas pelindung utama disupport dalam bantuan ini.

"Ini rasa kepedulian kami, Hawai Grup dengan Yayasan Klenteng Eng An Kiong Malang. Ada 7 item APD kesehatan, mulai dari baju, sepatu, masker, kaos tangan, hand sanitizer, dan yang lainnya dengan jumlah sekitar 500-an kita berikan bagi petugas medis," ungkapnya.

Dijelaskannya, rasa pedulinya ini karena melihat situasi dan kondisi para petugas medis yang di lapangan. Diantaranya, yang sedang menjalankan tugas protokol kesehatan di posko-posko mudik dan penanganan Covid-19 di Kota Malang.

Ia melihat, para petugas medis masih belum dilengkapi dengan APD. Padahal, lalu lalang aktivitas keluar masuk setiap orang tidak ada yang tahu pasti. Karenanya, dengan bantuan tersebut diharapkan semua petugas medis, baik yang berada di rumah sakit rujukan maupun yang bertugas di area posko bisa menjalankan protokol kesehatan sesuai ketentuan dan terlindungi.

"Saya lihat di posko-posko itu tidak ada APD-nya. Hanya petugas kemudian hand sanitizer ada, thermal scanner gun aja. Kalau sewaktu-waktu menangani di jalan menemukan pasien Covid-19 atau apapun tidak ada pelindung," terangnya.

"Ini saya harapkan nantinya di tiap-tiap pos yang sudah ditentukan oleh pemerintah daerah itu ada alat pelindung," imbuh Bambang.

Sementara itu, pihak Yayasan Klenteng Eng An Kiong Malang juga ikut memberikan dana senilai Rp 100 juta yang diwujudkan dalam bentuk kebutuhan kesehatan.

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong Malang, Iwan Handoyo menyampaikan, bantuan yang telah diberikan nantinya tidak hanya dipergunakan bagi petugas medis saja. Tapi juga memfasilitasi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang membutuhkan sterilisasi dalam membuat produk agar terhindar dari Covid-19.

"Nanti juga akan disalurkan ke UMKM.  Meski di rumah tetap berkegiatan, dengan aman. Ini tahap awal saja, selain ke Pemkot Malang juga kita akan salurkan APD ke RST Soepraoen dan RS Lavalette," jelasnya.

Dengan bantuan APD tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji mengapresiasi para donatur yang telah tanggap memberikan bantuan bagi penanganan Covid-19. Pihaknya, juga akan membuat daftar resmi penerima bantuan dari para donatur tersebut.