Petugas Check Point Batas Kota Adi Putro saat memeriksa kendaraan dari luar Malang (Doc MalangTIMES)
Petugas Check Point Batas Kota Adi Putro saat memeriksa kendaraan dari luar Malang (Doc MalangTIMES)

Dalam sehari, sekitar 17 kendaraan berplat luar kota, terjaring pemeriksaan pada Pos Check Point Tol Madyopuro, Kota Malang. Namun dari jumlah tersebut, 3 sampai 4 kendaraan diarahkan putar balik untuk tidak memasuki Kota Malang oleh petugas kepolisian.

Kendaraan-kendaraan tersebut diarahkan putar balik lantaran pengemudianya berasal dari luar Malang. Sementara lainnya, walau pengemudi ber-KTP Malang, tapi mobilnya berplat luar kota juga diarahkan putar balik.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto, membenarkan, jika saat ini kendaraan yang diarahkan putar balik mulai banyak berkurang dibandingkan waktu-waktu sebelumnya.  

"Memang pada jam-jam tertentu kendaraan yang melintas cenderung kurang dan sepi. Saat ini kendaraan luar kota yang melintas untuk masuk ke Kota Malang juga berkurang,"jelasnya.

Lanjutnya, penurunan itu nampaknya juga imbas dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya. Selain itu, penutupan jalan-jalan pintas lainnya oleh  warga setempat juga ikut mempengaruhi penurunan kendaraan luar kota yang masuk ke Malang.

Menurunnya kendaraan dari luar kota yang melintas, terpantau tidak hanya di satu pos check Point saja. Tapi di semua pos Check Point Batas Kota yang didirikan. Sama halnya dengan Pos Check Point Tol Madyopuro, 3 sampai 4 kendaraan diarahkan putar balik.

"Seperti yang di Pos Check Point Batas Kota Adi Putro kemarin-kemarin juga hanya dua kendaraan saja yang berasal dari plat luar kota," terangnya.

Mulai dari pos Check Point Batas Kota Adi Putro, Pos Check Point Kacuk Barat, Pos Check Point Terminal Landungsari, Pos Check Point Terminal Arjosari, Stasiun Malang

"Di pos Check Point lain juga menurun. Termasuk di Stasiun maupun terminal. Bus dan kereta api juga sudah tidak melintas," ucap Priyanto.

Sementara itu, saat ini petugas Polresta Malang Kota juga terus memantau pos-pos check Point untuk persiapan manakala PSBB terlaksana di Kota Malang. 

Pemantauan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata, untuk melihat kesiapan APD atau protokol kemanan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.