Proses penangkapan remaja balap liar di Jalan Raya Kembar Gadang (istimewa)
Proses penangkapan remaja balap liar di Jalan Raya Kembar Gadang (istimewa)

Polresta Malang Kota kembali mengamankan sejumlah remaja yang melakukan balapan liar di Jalan Raya Kembar Gadang di hari ke 14 Ramadan, Kamis (7/5/2020) pagi. 

Puluhan remaja beserta barang bukti motor yang digunakan untuk balap liar itu dibawa ke halaman Mapolresta Malang Kota.

Jalan Raya Kembar Gadang yang biasanya sepi pengguna dimanfaatkan oleh puluhan remaja untuk melakukan balap liar. 

Hal itu terendus oleh pihak kepolisian dan kemudian langsung melakukan penyergapan.

Dari video yang didapat media ini, terlihat anggota Polisi yang mengenakan sepeda motor langsung menuju TKP dimana dijadikan tempat balap liar. 

Mengetahui adanya petugas kepolisian, para remaja yang sedang asyik balap liar tersebut langsung kocar-kacir.

Beberapa remaja berhasil melarikan diri, namun beberapa lainnya juga berhasil ditangkap. 

Bahkan ada pula yang sampai lari ke tengah persawahan dan ladang-ladang warga di samping jalan protokol.

Setelah menangkap beberapa remaja yang melakukan balapan liar itu, polisi juga memberikan sanksi sosial langsung di TKP karena masyarakat yang resah dengan kegiatan seperti itu.

Sanksi sosial yang dimaksud adalah pihak Kepolisian menyuruh remaja yang melakukan balap liar tersebut mendengarkan riuhnya suara knalpot yang mereka pergunakan. 

Hal itu karena knalpot yang digunakan tersebut bukanlah yang orisinil, melainkan sudah mengalami perubahan dengan suara yang besar.

Sementara itu, anggota Polisi lainnya juga mengejar remaja yang melakukan balap liar yang disinyalir melarikan diri di tengah rimbunnya pohon.

Dan benar saja, ada beberapa motor yang ditemukan namun tidak ada pemiliknya. "Nah, ini sudah diketemukan dua (motor). Alhamdulillah, (tapi) tidak bertuan," ucap salah satu anggota Polisi dalam video.

Kini, puluhan remaja yang melakukan balap liar tersebut sedang di data di halaman Mapolresta Malang Kota untuk di data terlebih dahulu.