Olahraga (Foto:  ABC)
Olahraga (Foto: ABC)

Meski di bulan Ramadan, pastinya setiap orang tetap ingin sehat.  

Selain dari makanan, kesehatan juga diraih melalui rajinnya melakukan olahraga.  

Olahraga sangatlah penting untuk menjaga kesehatan tubuh kita. 

Lantas kapan waktu yang tepat untuk melakukan olahraga saat puasa?  

Dilansir melalui tayangan YouTube Indonesia Congress Management, dokter spesialis kedokteran olahraga, dr Michael Triangto, SpKO menjelaskan bagaimana olahraga yang benar saat puasa. 

dr Michael Triangto, SpKO menyarankan jika olahraga yang tepat saat puasa adalah mendekati waktu berbuka.  

Namun, olahraga yang dilakukan adalah olahraga yang tidak memiliki intensitas berat.  

Mengapa demikian?  

"Bilamana menjadi haus, waktu untuk membatalkannya tidak jauh. Kalau kita menjadi lapar, waktu untuk berbuka juga sudah dekat," jelasnya. 

Olahraga tentunya akan sulit jika dilakukan apabila setelah sahur.  

Beberapa orang juga ada yang menyarakankan waktu tersebut.  

Tapi dikatakan oleh dr Michael Triangto, akan lebih sulit jika kita menjadi lelah dan haus.  

Selain itu ada juga saran jika olahraga dilakukan saat malam hari.  

Sayangnya, pada saat puasa kika akan cenderung mudah dehidrasi.  

Tentunya setiap olahraga kita akan meningkatkan metabolisme tubuh.  

Sehingga hal itu bisa menimbulkan kondisi yang disebut konsumsi oksigen pasca-olahraga atau excess post-exercise oxygen consumption. 

Dengan kondisi seperti itu, setelah berolahraga tubuh akan terasa masih hangat.  

Jika hal itu dilakukan kondisi dehidrasi yang belum teratasi tadi akan membuat kita susah tidur.