Dari kiri, Pangdam V Mayjend TNI Widodo Iryansah Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa, Kapolda Jatim, Irjen M Fadli Imran (Ist)
Dari kiri, Pangdam V Mayjend TNI Widodo Iryansah Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa, Kapolda Jatim, Irjen M Fadli Imran (Ist)

Jelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tiga jajaran Polres Malang Raya, yakni Polresta Malang Kota, Polres Batu dan Polres Malang akan menggelar Tactical Floor Game (TFG).

TFG sendiri merupakan pemaparan untuk mensimulasikan bagaimana pergerakan dari berbagai unsur-unsur atau orang melalui sebuah peta yang diletakkan di lantai.

TFG bertujuan untuk mengetahui cara bertindak para personil di lapangan bilamana terjadi kontijensi yang cepat selama penerapan PSBB.

Kapolresta Malang Kota, Kombes pol Leonardus Simarmata menjelaskan, jika TFG akan dilakukan di Aulia Sanika Satyawada dan nantinya akan dipantau rombongan Gubernur Jatim.

"Malam ini ditinjau pelaksanaannya oleh rombongan Gubernur," terangnya.

Karoops Polda Jatim, Kombes Pol Muhammad Firman menambahan, jika pentingnya dilakukannya TFG jelang penerapan PSBB. Ditegaskannya, jika TFG dijalankan agar nantinya saat penerapan PSBB , tidak terjadi miss di lapangan.

"Kami minta Polresta Malang Kota, Polres  Malang dan Polres Batu untuk bersiap, sehingga nanti dalam penerapan PSBB bisa berjalan lancar. Makanya kami minta untuk TFG dulu," terangnya.

Sementara itu, jelang PSBB di Malang Raya, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengumpulkan tiga kepala daerah Malang Raya di Kantor Bakorwil III Malang, Rabu (13/5/2020).

Pertemuan tersebut guna membahas lebih mendetail terkait progres persiapan PSBB di Malang Raya, yakni Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang.

Hasilnya, Minggu (17/5/2020) mendatang, penerapan PSBB Malang Raya akan diberlakukan. Masyarakat Malang Raya pun diminta untuk mematuhi aturan-aturan yang ada selama PSBB dan masa pandemi Covid-19.