Petugas Kesehatan di Puskesmas Kendalkerep saat memberikan layanan pada balita. (Foto: instagram @puskesmaskendalkerep).
Petugas Kesehatan di Puskesmas Kendalkerep saat memberikan layanan pada balita. (Foto: instagram @puskesmaskendalkerep).

Pandemi Covid-19 tak ayal memunculkan kekhawatiran bagi para orangtua. Terlebih, jika mereka tengah memiliki anak balita yang masih harus menjalani imunisasi dasar lengkap.

Bagaimana tidak, di sisi lain para orangtua mungkin ada yang galau untuk membawa anaknya melakukan imunisasi di masa pandemi. Namun, kebutuhan harus tetap berjalan agar si anak mendapatkan kondisi tubuh yang sehat dan daya tahan tubuhnya bagus.

Baca Juga : Pasien Covid-19 Tulungagung Bertambah 14, Total Ada 47 Didominasi Karyawan Pabrik Rokok

Dalam hal ini, layanan kesehatan di Kota Malang tetap membuka program imunisasi kepada balita. Tetapi, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Mulai dari petugas yang memberikan pelayanan dengan meneganakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Kemudian Pengunjung tetap harus menerapkan jaga jarak atau physical distancing, pakai masker, dan juga cuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

Hal itu yang dilakukan layanan imunisasi di Puskesmas Kendalkerep. Bahkan, hhusus di masa pandemi Covid-19 terdapat jadwal khusus untuk pelaksanaan imunisasi bagi balita.

"Selama pandemi Covid-19 imunisasi tetap bisa diberikan pada anak balita. Namun harus tetap mempertahankan protokol kesehatan. Biasanya tiap puskesmas punya jadwal yang berbeda untuk layanan imunisasi," ujar Bidan Puskesmas Kendalkerep, Dian Rekra.

Ia menjelaskan, untuk di Puskesamas Kendalkerep memang tetap melayani imunisasi dari hari Senin-Sabtu. Akan tetapi, khusus untuk DPT (difteri, pertusis, dan tetanus) dan Polio.

"Tetapi khusus imunisasi lengkap di kami hanya hari Kamis," jelasnya.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 Kota Malang Tambah 1, Punya Riwayat Penyakit TB

Lebih lanjut, untuk mencegah penyebaran Covid-19, Puskesmas Kendalkerep juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tak selalu ke Puskesmas bila hanya mengalami penyakit ringan.

Akan tetapi, jika gejala penyakit sudah parah tetap harus datang ke layanan kesehatan, baik itu puskesmas, rumah sakit, klinik kesehatan taupun fasilitas kesehatan lainnya.