Suasana pasar besar Kota Batu saat physical distancing. (Foto: istimewa)
Suasana pasar besar Kota Batu saat physical distancing. (Foto: istimewa)

Dalam sehari pasien konfirm Covid-19 di Kota Batu bertambah 2 orang. Salah satunya merupakan pedagang kelapa di Pasar Besar Kota Batu. 

Salah satu pasien konfirm Ke-9 perempuan, usia 42 tahun, merupakan warga Kelurahan Temas Kecamatan Batu. Setiap harinya ia merupakan pedagang penjual kelapa di Pasar Besar Kota Batu.

Baca Juga : Bermula dari Temuan Dr. Gretha Zahar, Profesor UB Upgrade Ramuan Kopi-Telur Cegah Covid-19

“Kronologi kejadian pasien konfirm 9 yaitu 9 Mei 2020 pasien mengeluh mual. Selanjutnya 12 Mei yang bersangkutan berobat ke RS Baptis,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori.

Saat dilakukan pemeriksaan di sana dengan keluhan mual, dan batuk. Berdasarkan hasil pemeriksaan rongent ada pneumonia. 

“Lalu 13 Mei 2020 pasien dirujuk ke RS Karsa Husada untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan yaitu Rapid Test dan hasilnya Reaktif,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil rapid test tersebut, maka pasien harus menjalani perawatan di ruang isolasi. Pada saat itu juga dilakukan pemeriksaan Swab ke-1. 

“Selanjutnya 14 Mei dilakukan pemeriksaan Swab ke-2. Selama menjalani perawatan kondisinya terus membaik sehingga tanggal 16 Mei 2020 pasien diperbolehkan pulang, dengan posisi hasil swab test (PCR) masih belum keluar,” ucap Chori.

Baca Juga : Dinkes Kabupaten Ponorogo Lakukan Tes Cepat Covid-19, Bagaimana Hasilnya?

Hasil test PCR keluar pada 20 Mei 2020 pasien dinyatakan positif Covid, sehingga yang harus menjalani perawatan kembali di rumah sakit.

Selain itu, langkah tindak lanjut yang dilakukan dengan melakukan tracing terutama yang memiliki kontak erat dari anggota keluarga satu rumah. Yakni sebanyak 4 orang dilakukan rapid test dan hasilnya Non Reaktif. 

“Tinggal 1 orang anggota keluarga yang belum dilakukan rapid test,” tutupnya.