Taj Mahal (Foto:  UNESCO World Heritage Centre)
Taj Mahal (Foto: UNESCO World Heritage Centre)

Hujan badai telah menerjang India bagian utara pada Jumat (29/5/2020).  

Badai yang disertai kilat itu  sudah menjadi bencana tahunan di India.  Namun, biasanya serangan badai dan  kilat itu terjadi pada  Juli hingga Oktober. 

Akabat bencana itu, beberapa bagian bangunan paling terkenal di India, yakni  Taj Mahal, mengalami kerusakan.  Dilansir melalui channel News Asia, beberapa pagar hingga langit-langit di Taj Mahal rusak. 

Kepala Badan Arkeologi Survei Arkeologi India Vasant Kumar Swarnkar mengatakan, terdapat dua pagar di Taj Mahal  yang terdampak badai.  Yakni bagian pagar batu dan pagar marmer.  

Baca Juga : Hujan Deras Guyur Desa Tambakrejo Sumawe, Puluhan Rumah Terendam Banjir Hampir 1 Meter

"Satu pagar batu pasir yang merupakan bagian dari struktur asli telah rusak," ujar Swarnkar. "Satu pagar marmer yang merupakan bagian tambahan, langit-langit palsu di ruang tunggu turis, dan batu dasar gerbang utama juga rusak," tambahnya.  

Namun,  struktur bangunan utama Taj Mahal masih aman dan tidak mengalami kerusakan. Pihak Taj Mahal pun langsung bergerak cepat untuk membenahi bagian yang rusak pada Minggu (31/5/2020).  

Selain itu, dikabarkan terdapat 13 orang di Uttar Pradesh yang meninggal dunia akibat sambaran petir.