Ilustrasi hewan ternak (Foto: blogspot)
Ilustrasi hewan ternak (Foto: blogspot)

Warga di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, digegerkan oleh kehadiran makhluk misterius yang haus darah.  Belum diketahui wujudnya. 

Namun, makhluk tersebut  telah mengisap darah hewan ternak.  Bahkan, setelah darahnya diisap, bangkainya ditinggalkan dalam keadaan utuh.  

Baca Juga : 21 Kampung Tangguh di Tulungagung Dapat Bantuan APD dan Alat Keamanan dari Polres

Salah satu warga bernama Saut Simanjuntak mengatakan, ada 200-an ternak ayam, bebek, hingga babi yang menjadi mangsa makhlus misterius itu. Peristiwa ini sudah terjadi sejak sebulan terakhir ini.  

"Kejadiannya sebulan lebih. Tapi masyarakat baru mengetahuinya minggu lalu, saat sejumlah bebek dan ayam, juga seekor  babi dimangsa," ujar Saut. Anehnya, bangkai hewan-hewan ternak tersebut selalu utuh.  

Setiap hari, menurut Saut, satu sampai dua ekor ternak menjadi sasaran. Kondisinya, ternak tersebut mati dan mengalami luka di bagian leher.  Namun, bangkai ternak selalu utuh.

"Sepertinya, cuma darah saja yang diisap makhluk haus darah itu," ucapnya. Sedangkan untuk ternak babi, terdapat luka tusukan di bagian leher.  

Saut juga bercerita bahwa seekor ternak babi seberat 25 kg miliknya hilang. Selain itu, sejumlah ayam dan bebek terlihat terbujur kaku.

Hingga akhirnya Saut memutuskan untuk mencari babinya yang hilang dan ditemukan di tepian sungai dalam keadaan mengalami luka tusuk di bagian leher.  

Baca Juga : Hujan Deras, Terjadi Tanah Longsor Dan Banjir di Kecamatan Tempursari

Terkait peristiwa misterius ini, Polres Tapanuli Utara ikut turun tangan.  Kapolres Tapanuli Utara melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing mengatakan pihaknya akan menurunkan tim untuk mengungkap sosok makhluk misterius tersebut.  

"Akan dilakukan penyelidikan terkait peristiwa matinya ratusan ternak oleh sosok makhluk pengisap darah di Siborongborong," terang Walpon.

Nantinya tim akan berkoordinasi dengan tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) selaku ahli dalam hal ini.